Menu Atas


Iklan

Rabu, 22 April 2026, April 22, 2026 WIB
Last Updated 2026-04-23T04:41:40Z

Bantuan Cadangan Pangan PEMERINTAH KABUPATEN PALI


 Pali,LiputanSumbagsel-


Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah. Penyaluran ini ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi krisis pangan dan gejolak ekonomi akibat anomali cuaca.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) PALI, Kartika Yanti, SH., MH., menyampaikan rasa syukurnya atas terealisasinya penyaluran bantuan yang sempat dinantikan masyarakat. Untuk tahap ini, bantuan disalurkan sekaligus untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret.

‎"Alhamdulillah, akhirnya bisa disalurkan hari ini. Setiap Kepala Keluarga (KK) langsung mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng (MinyakKita). Ini merupakan akumulasi bantuan untuk dua bulan," ujar Kartika saat meninjau lokasi pembagian pada hari Kamis, (23/04/2026).

‎Terkait kelanjutan bantuan untuk bulan-bulan berikutnya, Kartika menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Bulog. Ia mengungkap adanya kendala teknis dari pusat yang menyebabkan sedikit keterlambatan pada pengadaan tahap selanjutnya.

‎"Saya sudah bertanya dengan Pak Refa (pihak terkait), ada kendala masalah pengiriman karung dari pusat. Stok berasnya sudah siap, namun karungnya belum tersedia. Jadi kita menunggu pengadaan karung tersebut untuk menampung beras bulan berikutnya," tambahnya.

‎Pemerintah Kabupaten PALI mencatat sebanyak 26.365 KK yang tersebar di lima kecamatan di seluruh Bumi Serepat Serasan akan menerima manfaat dari program ini. Guna memastikan akurasi dan mencegah terjadinya bantuan ganda, pemerintah menerapkan sistem verifikasi ketat berbasis teknologi.

‎Penerima manfaat ditentukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial. Setiap warga yang datang wajib membawa KTP dan barcode khusus yang akan dipindai oleh petugas di lapangan.

‎"Dengan sistem barcode ini, insyaallah tidak ada penerima ganda. Semua sudah terdata dengan baik. Jika ada penerima yang meninggal dunia, haknya akan dialihkan kepada warga lain yang juga membutuhkan sesuai ketentuan," tegas Sekda.

‎Program bantuan pangan ini bukan sekadar bantuan rutin, melainkan langkah preventif pemerintah dalam menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi dapat memicu gagal panen di berbagai wilayah.

‎"Makanan pokok kita adalah beras. Pemerintah telah bersiap jika terjadi bencana nasional atau gagal panen akibat El Nino yang kita khawatirkan. Harapannya, kebutuhan dasar masyarakat tetap tercukupi melalui alokasi rutin 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan per keluarga ini," jelas Kartika.

‎Di tingkat kelurahan, penyaluran berlangsung dengan antusiasme tinggi. Lurah Talang Ubi Barat, Rita Wati Anwar merincikan bahwa khusus untuk wilayahnya terdapat 1.303 KK penerima manfaat.

‎Meski penyaluran berjalan lancar, Rita Wati Anwar memberikan catatan kritis mengenai pembaruan data. Ia berharap kedepannya ada sinkronisasi yang lebih dinamis antara kondisi lapangan dengan database pusat.

‎"Harapan saya, data yang ada benar-benar mencerminkan kondisi warga yang membutuhkan. Saat ini, kami seringkali menemui kendala di mana data yang sudah kami usulkan untuk diganti karena penerima sudah mampu, pindah, atau meninggal dunia masih memunculkan data lama dari pusat," ungkap Rita. Wati Anwar

‎Pemerintah Kabupaten PALI berkomitmen untuk terus mengawal proses distribusi ini agar tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu guna menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di tengah tantangan pangan global.

Tag Terpopuler